Just Like Now [Chapter 1]


Title                      : Just Like Now – 1

Genre                   : Romance, Sad hurt

Cast                       : Lee Donghae,  Shin Eunhye

Legth                     : Chapter

Author Notes    : This is my fanfiction pure my inspirasion from Lee Donghae.

 

Happy Reading —–

***

Seoul, 3 September  2012

Matahari telah nemampakkan cahayanya ke seluruh permukaan kota Seoul dengan cerah. Saat ini kota Seoul telah berganti musim menjadi musim gugur. Terlihat seorang gadis tengah tergesa-gesa dengan raut wajah penuh kehawatiran.

08.30 am – at Myongji University

“ aigooooo~ aku pasti terlambat kali ini jika tidak segera. Eottoke? ” ucap seorang gadis yang tengah berlari dibawah terik nya sinar matahari dikota seoul.

“ ahhh akhirnya masih tersisa 5 menit dan beruntung Park songsaengnim belum datang ” gumam gadis itu dengan seyuman yang terukir diwajah cantiknya.

“ annyeong  Hyo-ah, annyeong Byul-ya ” sapa gadis itu diiringi dengan senyuman manisnya dengan nafas terengah-engah.

“ yaaak! Eunhye-ah  kau pasti terlambat bangun lagi karna semalaman kau begadang menonton film iya kan? Aigoooo kapan kebiasaan mu tidur jam 3 dini hari akan hilang hah? Itu tidak baik untuk kesehatanmu juga! Kau ini tidak berubah dari dulu. ” pekik seorang gadis yang tengah duduk di balik meja itu panjang lebar.

“ haah~ mianhae, habis jika menonton setengah jalan begitu kan tidak seru, lagi pula mana bisa mendapat kesimpulan yang benar jika tidak di simak dengan baik. Aku benar kan? ” balas gadis itu tak mau kalah.

“ lagi pula ini kan juga untuk kepentingan tim kita agar bisa mendapatkan nilai yang sempurna di mata kuliah ini kan, kau tak lihat park songsaengnim itu sangat perfeksionis orang nya. ” Lanjutnya.

“ ne, arra. Tapi kau juga jangan terlalu memaksakan diri seperti itu aku juga menghawatirkanmu jika kau sampai jatuh sakit nantinya. ” Ucap gadis yang duduk si sebrangnya.

“ ne, eomma … ne ajhuma … nan arraseoyo J “

“ yaaaakkk! Shin Eunhye!!!! ” ucap Ji Hyo dan So Byul bersamaan, namun gadis itu hanya tersenyum sambil terkekeh pelan.

Eun Hye POV

aku mendengarkan park songsaengnim menjelaskan materi hari ini, yaa ini adalah mata kuliah favoritku dan Park songsaengnim juga dosen favoritku. Walaupun menurut siswa lainnya Park songsaengnim itu terlihat killer tapi bagiku tidak, dia benar – benar mempunyai karisma seorang dosen yang sesungguhnya dan itu sangat keren menurutku hihii.  Gumam Eunhye dalam hatinya.

“ Hye-ah ” panggil JI Hyo yang duduk di belakang ku namun tidak ku hiraukan.

“ Hye-ah ” panggilnya lagi sedikit lebih keras karna saat ini kelas sedang sunyi seluruh siswa memperhatikan park songsaengnim.

“ Hye-ah! ” Aku menoleh sekarang karna dia memanggilku terlalu keras hingga seluruh orang di kelas saat ini berbalik memperhatikan ku.

“ apa ada yang ingin kau sampaikan nona Kim? ” ucap Park songsaengnim dengan suaranya yang bisa terbilang sangat jauh lebih keras bahkan seperti menggunakan microphone.

“ ah, aniya songsaengnim.. mianhamnida ” ucap Ji Hyo menunduk sepertinya dia sangat ketakutan.

“ apa bisa kita lanjutkan nona Shin? ” ucap Park songsaengnim lagi yang membuatku terkaget dan membelalakan mataku.

“ eoh?.. yee songsaengnim. ” Ucap ku tertunduk. oh god! Kini aku melihat Park songsaengnim bukan sebagai dosen favorit ku melainkan seperti singa yang telah mendapatkan mangsa nya dan siap untuk menerkam. Ini sungguh mengerikan.

“ mianhae. ” Ucap Ji Hyo berbisik yang masih bisa ku dengar walupun samar. Aku hanya menoleh dengan tatapan yang tak bisa di jelaskan.

***

Jam mata kuliah park songsaengnim pun berakhir.

11.40 am – At cafeteria Myongji University

“ yak! Ji Hyo-ah! Wae geurae?? Kau itu jangan mengajakku berbicara saat mata kuliah Park songsaengnim, aku sangat berkonsentrasi tadi kau tahu! ” ucap ku pada nya yang hanya memasang wajah memelas karna takut ku marahi habis – habisan.

“ ahh, mianhae Hye-ah.. aku tadi hanya ingin menanyakan bagaimana jika setelah pelajaran Park songsaengnim ini kita ke art hall center, karna akan ada launching buku terbaru karya Choi Si Won jam satu siang nanti ” Ucapnya yang membuatku tersedak minumanku karna terkejut dengan apa yang barusan ia katakan.

“ uhhuk~ jeongmalyo?? Yak! Neo nondamhaeyo aniya? ” ucapku kembali meyakinkan.

“ ne, maka dari itu tadi aku ingin memberitahumu, kau kan biasanya langsung ke perpustakaan jika selesai mata kuliah ini jadi aku ingin memberitahumu lebih awal ”. ucap nya panjang lebar.

“ ahh, kenapa tidak sejak tadi saja kajja! ” aku lansung berlari dengan semangat menuju art hall center yang hanya bersebrangan 2 blok dari fakultasku.

Eun Hye POV end

Author POV

“ hah~ dia itu jika berhubungan dengan buku dan si Choi Si Won  itu lansung saja meninggalkan kita ckk ” gumam So Byul ketika gadis bernama Eun Hye itu sudah berlari jauh menuju art hall center.

“ huh kau benar, lihat saja nanti aku sudah memiliki buku nya yang pertama liris dan limited edition hahaaa pasti dia akan memohon padaku untuk di berikan padanya ”. Ucap Ji Hyo menang.

“ dan nantinya aku akan meminta 1 persyaratan untuk mentraktir kita makan di restoran baru di sebrang sana yang katanya sedang  ada potongan harga dan point tambahannya chef disana itu sangat tampan Byul-ya. “ Lanjutnya lagi dengan di iringi senyuman gembira.

“ kau itu selalu saja memikirkan makanan ”. Ujar So Byul dan hanya di iringi senyuman gembira khas Ji Hyo.

***

-At art hall center –

“ huaaahhh.. ini sungguh hebat sepertinya launching buku kali ini lebih mewah dari yang sebelumnya, aku beruntung kali ini bisa hadir ”. Ucap Eun Hye senang sambil tersenyum lebar.

“ ne, kali ini kau pasti tidak ingin melewatkannya Hye-ah ini launching yang special. ku dengar buku nya pun di perkirakan akan tembus sampai cetakan ke 10 nantinya.. haah hebat bukan? “ Ucap Ji Hyo.

“ ne, pasti Hyo-a ” balas Eunhye tak kalah senang. “ keunde, nan ijobeoriseo…. ” Lanjut gadis itu.

“ wae iroke? ” Tanya So Byul.

“ aku lupa membeli buku terbarunya itu karna kemarin kan aku sibuk dengan tugas dari Park songsaengnim ” ucap gadis itu kecewa.

“ aigooo, geok jeongmalya.. aku sudah membelikannya untuk mu karna aku tahu kau pasti akan melupakan segalanya saat mengerjakan tugas dari dosen favoritmu itu ” ucap Ji Hyo.

“ mwo? Jeongmalyo? Ahh, gomawoyo chagiyaaa ”. Ucap Eun Hye senang sambil memeluk gadis bernama Ji Hyo itu.

“ ne aku ini kan sahabat yang baik hati, igo ” balasnya bangga seraya memberikan buku itu.

“ kajja.. kita bisa dapat duduk terbelakang jika tak bergegas ”. Ucap So Byul.

“ ne ” ucap Eun Hye semangat.

Author POV end

Lee Dong Hae POV

Ahh aku terlalu sibuk kali ini karna membantu hyung ku launching buku terbarunya, ya walaupun dia hanya sepupu paling tidak aku senang dapat membantunya.

“ yak Dong Hae-ah ” teriak seseorang dari belakang aku pun menoleh.

“ wae geurae hyung? ”  ucapku “ini kau makan siang lah dulu, aku tahu tadi pagi kau tidak sarapan kan?? Aku tahu kebiasaanmu itu, jangan terlalu lelah Hae-ah ” ucap Si Won hyung.

“ ahh, gomawo hyung ”. balasku sambil tersenyum.

“ kapan kau akan di wisuda Hae-ah? ”. Tanya Si Won hyung padaku. “ ahh, itu… bulan depan hyung, haah akhirnya aku telah menyelesaikannya ”.  Ucapku sambil tersenyum.

“ ne, ku dengar nilai mu pun juga tidak buruk bahkan kau masuk 50 besar mahasiswa terbaik bukan? ”

“ ahh, ne itu juga berkat bantuan mu hyung ”

“ ahh, kau juga sangat bekerja keras Hae-ah… pertahankanlah ”. Balasnya lagi, yaa dia sudah sukses sekarang karna sudah menjadi penulis yang berbakat, aku iri padanya karna sudah menata karirnya sejak di bangku kuliah. Aku pun harus sesukses dirinya bahkan kalau perlu lebih, bisa di katakan dia adalah motivasiku untuk lebih giat bekerja keras.

“ Dong Hae hyunggg~ ”. Sesorang memanggil namaku, aku menoleh.

“ eoh? Kyu.. kau datang ”. ucapku

“ ne, hyung aku kan sudah janji akan menemuimu. Eoh? Si Won hyung annyeonghaseyo ” sapa kyu pada Si Won hyung.

“ ne, annyeong kyu… ahh apa kau sudah makan siang Kyu? Ini aku masih ada bekal. Untuk mu ”

“ ahh, hyung dari mana kau tahu aku sedang lapar? Kau memang mengerti aku ”. Ucap Kyu senang begitu dia mendapat makanan dari Si Won hyung, siwon hyung pun hanya tersenyum melihat tingkahnya. hah dia itu memang maniak makan terkecuali terhadap sayuran ckckk namja yang aneh.

“ ahh ya Dong Hae-ah aku kedalam dulu ne 30 menit lagi launching akan di mulai aku akan mengecek ke dalam dan akan bersiap – siap ne ”

“ eoh, ne hyung nanti aku akan menyusul ” balasku.

“ hyung, aku ada satu tawaran menarik untuk mu ”. Ucap Kyu memulai pembicaraan dengan mulutnya yang penuh dengan makanan.

“ kau ini jangan bicara saat sedang makan, kau akan tersedak nanti ” Gumam ku memperingatkannya.

“ ini penting hyung menyangkut masa depan dan juga impian mu ”. Lanjutnya.

” eoh? memangnya apa yang akan kau bicarakan? ”

“ aku ada proyek untuk mu dan ku yakin kau pasti akan menyukainya hyung ”. Ucapnya, kini makanan yang sedang di lahapnya sudah lenyap. Tak sampai 5 menit sudah bersih tanpa sisa -,-)

“ memangnya proyek apa? “  Tanya ku.

“ proyek pembuatan musical hyung, aku ditawari oleh yesung hyung dia adalah pemeran utama di musical itu. Apa kau mau menjadi composer lagu dalam musical itu?? Ini adalah musical tahunan yang biasa di selenggarakan oleh kampus dalam rangka pelepasan senior – senior yang akan di wisuda hyung. Eotte? ”. Ucapnya panjang lebar.

“ ahh kau pasti kan tahu jawaban ku bukan? Aku setuju Kyu ” balas ku sambil tersenyum senang..

“ ahh, aku tahu itu.. baiklah aku akan memperkenalkanmu dengan yesung hyung besok ”.

“ ne, arraseo ”.

DongHae POV end

EunHye POV

“ ahh, lihat sudah ramai sekali bukan? Kali ini aku akan mendapatkan tanda tangan nya yang ke 10 itu. Yaa itu pasti! ” ucapku gembira dengan mata yang berbinar-binar.

“ ne, arra.. itu semua kan berkat ku Hye-ah jadi kau harus mentraktir kita di restoran baru yang terletak di sebrang sana arra? ”. Ujar Ji Hyo.

“ ahh kau ini bisa tidak membantu ku tanpa imbalan, eoh? -,-) ” balasku.

“ hey..hey.. hanya makan saja apa salahnya? Lagi pula restoran itu baru saja di buka 3 hari yang lalu, dan kau tahu? Chef di sana itu tampan aku mendengarnya dari yang lain ”. Ucapnya meyakinkanku.

“ hahh baiklah.. tapi aku harus mendapatkan tanda tngan special dari Choi Si Won dulu jika berhasil maka kau  akan ku traktir sepuas nya. ”

“ hah, arraseo ”. Kini kami sudah mendapatkan seat terdepan agar aku bisa melihat wajah Choi Si Won yang tampan itu hihii. Gumamku dalam hati.

“ ahh, aku akan ke toilet terlebih dahulu ”. So Byul kini bicara karna dia memang agak pendiam orangnya. “ aku ikut Byul-ya ”. Ucapku. “ kau tunggu di sini saja jangan pergi kemana pun sampai aku datang, jika kursi ini terisi maka tidak akan ada traktir makan sepuasnya, arra? ” lanjutku menegaskan pada Ji Hyo.

“ aisshh, arra.. arra.. pergi sana ” ucapnya yang wajahnya agak muram haha.

***

Saat berjalan menuju toilet tiba-tiba ada yang menabrak ku dan oh tidakk, igo mwoya? Aku terkena tumpahan coffee di kemeja ku!

“ ahh, panas.. aigooo~ kenapa kau tak hati – hati tuan? ” ucapku karna terkejut akan panasnya coffee yang mengenai ku.

“ ahh, mianhaeyo aku tidak tahu, aku sungguh minta maaf nona akan ku ganti biaya laundry nya. ” Ucap namja itu padaku.

“ mwo? Tidak usah, tidak akan sempat waktunya. ” Ucap ku murung sambil membersihkan noda coffee sekenanya.

“ kwaenchanayo agashi? ” sekarang namja di sebelah nya angkat bicara

“ ne, kwaenchanayo lain kali berhati-hatilah ”. Balasku

“ apa tangan mu terluka agashi? ” lanjutnya yang seperti menghawatirkanku.

“ aniya, kwaenchana aku akan membasuh nya dengan air dingin ” Balasku

“ kalau begitu gunakanlah ini saya minta maaf atas kejadian ini ”. Namja ini membungkukkan badannya seraya minta maaf. Dan dia memberi ku saputangannya untuk ku gunakan membersihkan noda di baju ku ini.

“ kajja Hye-ah kalau tidak segera noda itu akan berbekas dan tangan mu akan terluka nantinya. ” Ujar So Byul memperingatiku.

“ ahh, ne ”.

“ aku minta maaf nona ” ucap namja  yang menabrakku sambil berteriak di belakangku. Aku pun langsung bergegas ke toilet dan membersihkannya.

“ Hye-ah.. ” panggil So Byul tiba-tiba dan aku menoleh.

“ ne? ”

“ aku baru ingat sekarang! ” lanjutnya lagi.

“ ingat apa? ” balasku

“ ingat kalau yang tadi itu sunbae kita Lee Dong Hae dan namja yang menabrakmu itu dia Cho Kyu Hyun dia dari kyunghee university ! Hye-ah ” ucap nya yang terlihat antusias.

“ kau ini kenapa hah? sunbae? Aku tidak pernah melihatnya, memang nya di dari fakultas mana? ” balasku yang biasa saja.

“ ahh kau ini, cuek sekali sih! Kau benar-benar tidak tahu? Ckk mereka itu sangat popular di kalangan para yeoja. Kau kurang up to date hye-ah ”.  ucapnya menerawangku. Tapi…. apa? Dia bilang aku ini apa tadi?

“ yak! Siapa yang kurang up to date hah? Apa penting update tentang hal – hal yang tidak penting seperti itu hah? “ Balas ku yang tak terima.

“ sesekali kau itu harus terlihat seperti yeoja lainnya yang bersosialisasi dengan para namja, jangan hanya berdiam diri di perpustakaan dan bergaul dengan para dosen – dosen itu terlihat cupu kau tahu? ” ujar nya yang membuat ku terbelalak.

“ mwo? Sosialisasi? Cupu? Yakk! Kau ini teman ku atau bukan hah? ” balasku sedikit emosi yang masih membersihkan sisa – sisa noda coffee tadi.

“ aisshhh, kau ini memang harus berubah hye-ah buka lah hati mu untuk namja yang ada di sekeliling mu, banyak namja yang menanyakan no ponsel mu pada ku dan ingin kenal lebih dekat dengan mu, tapi aku tahu pasti kau akan menolaknya dengan alasan tak ada waktu. Ckk jangan sperti itu Hye-ah, Hyuk Jae itu masa lalu mu kau harus melupakannya sekarang. ” Ucap nya menceramahiku.

“ jebal Byul-ya jangan ungkit masalah itu lagi. ” Ucapku dengan suara yang terdengar serius.

“ hahhh baiklah.. kajja launching akan segera di mulai ”

“ ne, kajja ”  ucap ku datar.

Sudah cukup hidupku hanya untuk mengurusi masalah cinta dan perasaan ku saja. Aku lelah dengan semua itu. Aku sangat kecewa, dan luka ini pun masih berbekas hingga sekarang. Saat ini aku hanya ingin semua mimpi ku terealisasikan.

EunHye POV end

Tokyo 3 September 2012

Hyuk Jae POV

Udara cukup segar hari ini. Musim gugur. Ya musim yang sangat di sukai Eun Hye, ini sudah 2 tahun lamanya apa dia masih memikirkanku? Tidak. lebih tepatnya masih mencintaiku. Memang ini salahku mengakhiri hubunganku dengan nya pergi begitu saja padahal aku masih sangat mencintainya, hanya dia wanita satu-satu nya yang membuatku tidak melirik wanita lain sejak pertama bertemu dengannya.

 

 

[FLASHBACK]    

Seoul, 6 mei 2006

“ ahh mianhae sunbae. Aku tidak memperhatikan jalanku. “ ucap seorang yeoja yang sedang berusaha mengambil buku-bukuku yang terjatuh karna tertabrak tubuhnya.

“ ini. Sekali lagi aku minta maaf sunbae “ ujar nya lagi seraya membungkukkan sedikit badannya dan memberikan buku-buku ku yang telah ia ambilkan.

“ ahh ne, kwaenchanayo. Gomawo ne “ balasku menerima buku ku. Lalu ia pergi begitu saja

“ Hyuk, sedang apa kau disini? Apa kau sudah menemukan buku nya? “ panggil Sung Min hyung dari belakang.

“ ne, ini sudah ku pegang. Eoh? tapi ….. “ ini buku apa ? apa buku yeoja tadi, mungkinkah buku ini terbawa saat ia mengambilkan buku-buku ku yang terjatuh ?

“ Hyuk Jae ! apa yang kau lamunkan eoh? palliwa bell istirahat akan segera berbunyi Kim songsaengnim akan bergegas  ke kelas tamat lah jika kita terlambat sedikit saja. “ pekik namja di samping ku ini yang membuyarkan lamunan ku.

“ ahh ne “ jawabku mengikutinya keluar dari perpustakaan dan menuju kelas untuk mengikuti pelajaran Kim songsaengnim.

——————————

“ oppa “ pekik seorang yeoja dari kejauhan yang sedang berlari menuju tempatku berdiri bersama Sung Min hyung.

“ Eun Hye ? wae geurae? “ jawab Sung Min hyung dan aku menoleh ke arahnya, apa dia mengenal yeoja ini ? ini kan yeoja yang tadi menabrakku di perpustakaan saat istirahat.

“ eomma menyuruhku untuk memberikan ini untukmu “ ucapnya setelah nafanya kembali teratur, yeoja ini memberikan bungkusan kecil pada Sung Min Hyung.

“ apa ini Hye-ah ? “ tanya Sung Min hyung.

“ molla. Mungkin kimchi, dari aroma nya tercium seperti kimchi. “ jawab yeoja itu dengan wajah yang menurutku sungguh menggemaskan. Yeoja ini lucu sekali.

“ ahh keurae. Gomawo Eun Hye-ah “

“ ne, kalke. Annyeong oppa “ ujarnya berlalu begitu saja, sepertinya dia tidak mengingatku.

“ kau mengenalnya hyung? “ Tanya ku pada Sung Min hyung.

“ tentu, dia adalah dongsaeng ku, lebih tepatnya sepupu. Sepupu tiri dari appa ku. “ jawab sung min hyung dan aku sedikit lega dengan pernyataannya itu. Entah, ku rasa yeoja itu sedikit menarik perhatian ku.

“ bisa kah hyung memperkenalkannya dengan ku ? “ Tanya ku langsung ke intinya.

“ nde? Apa kau suka padanya Hyuk ? “ Tanya nya dan aku langsung terkejut.

“ mwo? Ani.. tadi saat di perpustakaan tak sengaja dia menabrakku dan buku-buku yang kupegang semua terjatuh, yaa aku hanya penasaran saja. Wajahnya sangat lucu menurutku “ jawabku mengelak.

“ ahh ne, jadi hanya itu saja “ Tanya nya dengan tatapan menyelidik.

“ hyung kau jangan berpikir yang macam-macam. Aisshhh ya sudah tak usah kau kenalkan “ jawabku pergi meniggalkannya.

“ hahahaha araseo.. penasaran itu seperti ingin mengenalnya lebih jauh bukan? “ ujarnya yang kini berjalan sejajar denganku.

“ besok datanglah kerumahku, setiap satu bulan sekali keluarga kami pasti berkumpul bersama untuk sekedar makan bersama Eun Hye pasti datang. Jadi kau jangan terlambat datang kerumahku “ ujarnya dan aku hanya menoleh padanya.

“ baiklah “ jawabku singkat.

——————–

-at Sung Min home-

“ kau yakin ini akan menarik perhatiannya? “ tanyaku meyakinkan lagi.

“ ne, aku sangat yakin. Eun Hye itu sangat menyukai ice cream coklat dan ahh iya novel, dia sangat senang membaca karangan fikif Hyuk-ah “ jawabnya dengan pasti.

“ saat dia menghampiri kita jangan lupa kau tunjukan cover dari novel itu maka ia akan segera meliriknya. Arachi ? “

“ ne “

“ oppaaa~ “ teriak seorang yeoja dari belakang ku duduk. Dia menuju sini, oh tidak kenapa ku merasa gugup seperti ini, padahal kan aku baru saja ingin berkenalan dengannya. Apa aku benar-benar mulai menyukainya?

“ apa yang sedang kau lakukan? “ Tanya yeoja itu yang kini berdiri di sampingku, ada apa denganku ku rasakan saat ini jantungku berdetak lebih cepat dari sebelumnya.

“ ahh, Hye-ah.  aku ingin memperkenalkanmu pada temanku “ ujuar Sung Min hyung dan aku mulai berdiri dan menunjukan cover novel kesukaannya sesuai petunjuk dari Sung Min hyung.

“ nugu? “

“ Hyuk Jae, sahabatku. “

“ annyeong Lee Hyuk Jae imnida” ujar ku dan mengulurkan tanganku.

“ ne, annyeong Shin Eun Hye imnida.   Eoh? itu kan novel My Destiny yang best seller itu bukan? Jadi kau suka membacanya juga kah? “ Tanya nya karna melihat cover buku yang sedang ku pegang. Ternayata benar rencana ini sukses Sung Min hyung benar jadi dia sangat suka membaca.

“ ahh, itu uhmm.. begitulah “ jawabku berbohong.

“ ahh, akhirnya ada juga namja yang satu hobi denganku, rasanya bosan sekali selalu berbagi cerita tentang novel pada yeoja. bangapseumnida ne “ ujarnya tersenyum dan membungkukkan sedikit badannya. Seyumannya yang menis membuatku ingin terus memandangnya.

 

[FLASBACK END]

“ Shin Eun Hye sampai saat ini senyuman mu yang indah itu masih teringat jelas dalam benakku. Aku sangat merindukanmu babby pooh ku. Aku benar-benar merindukanmu, mianhae kaarna aku pergi meninggalkanmu, mianhae aku terlalu egois aku tak berani mengungkapkanya padamu alasan ku sebenarnya pergi. Aku terlalu pengecut Hye-ah mianhae, jeongmal mianhaeyo. “ butiran kristal turun begitu saja saat ku melihat sebuah foto dengan bingkai biru laut yang menyejukan. Ya warna favorit Eun Hye adalah biru laut karna dia sangat menyukai laut. Dan foto ini di ambil saat kami liburan ke jeju saat musim panas liburan sekolah.

“ tunggu aku Shin Eun Hye, aku akan kembali. Aku tidak akan meninggalkanmu lagi my babby pooh. Kau tahu? Selama ini aku tidak pernah melupakanmu aku selalu merindukanmu. Merindukan keberadaanmu disisiku yang selalu menyejukan untuku. Kau adalah semangatku. Aku mencintaimu Shin Eun Hye, sangat mencintaimu. “

Hyuk Jae POV end

To Be Countinue ~

Thanks for reading…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s