Just Like Now [Chapter 2]


Image

Title                       : Just Like Now – Part 2

Genre                   : Romance, Sad, hurt.

Main Cast            : Shin Eun Hye, Lee Dong Hae

Song recommended:

Super Junior  –  Day Dream

Super Junior K.R.Y  – SKY

Happy Reading ——-

***

Author POV

“ hyung, wahh kau terlihat tampan sekali.. tak heran jika pengunjung launching mu hampir seluruhnya adalah yeoja ” puji seorang namja bernama Cho Kyu Hyun pada Choi Siwon yang telah siap dengan setelan kemaja putih berbalut blazer hitam itu dengan penuh karisma nya.

“ ahh, kau berlebihan Kyu ” ujar namja bernama siwon merendah.

“ hyung, mianhae aku ada urusan sebentar jadi aku tak bisa menemani mu disini, setelah selesai aku akan kembali. ” Ujar namja bernama Dong Hae tak enak hati.

“ ne, kwaenchana Hae-ah… gomawo ne sudah membantu ku ” ujarnya dengan senyuman manis nya.

“ ne, kalau begitu aku pergi dulu hyung.. kalke ”

“ hati-hati Dong Hae-ah ” ucap Si Won.

“ hati – hati hyunggg ” ucap Kyu sedikit berteriak.

Author POV end

DongHae POV

Aku berjalan menuju mobilku yang terparkir di halaman depan fakultasku, ya fakultas art dan act universitas myongji. Tidak terasa aku telah menyelesaikannya dengan baik dan nilai ku cukup memuaskan. Drtt… drtt..  telepon ku bergetar ada panggilan masuk rupanya.

“ yeoboseyo ”

“ yeoboseyo.. Dong Hae-ahh apa kau ada waktu saat ini? ” Tanya seseorang di seberang sana.

“ wae geurae? ” tanyaku dingin.

“ aku ingin berbicara padamu, ini penting sekali ”.

” bicaralah disini aku sedang sibuk ”. Jawabku acuh

“ aku ingin kita kembali seperti dulu, aku ingin menata ulang hibungan kita. Kita ulang semua nya dari awal Hae-ahh ” ucap nya yang membuatku muak.

“ apa kau ini bodoh? Atau memang kau tak mengerti maksudku, hah? Kita sudah lama berakhir Hyun Ri-ssi jadi kau carilah namja yang lebih baik. Yang akan menerima mu jika kau bermain di belakang nya. Aku tidak seperti itu, aku tidak menerima sebuah PENGHIANATAN, kau paham! Aku sangat membenci PENGHIANATAN. Jadi pergi lah dari hidupku. ” balasku dan segera mematikkan ponselku dengan sedikit emosi dan menekankan kata ‘penghianatan’ agar dia sadar aku bukan namja yang mudah ia permainkan. Aku sangat tidak suka jika di hianati.

Cinta membuatku muak, tidak akan ini terulang lagi.. semua yeoja itu sangat mengganggu ku. Aku benci dengan yeoja seperti itu.

DongHae POv end

Author POV

“ apa kau ini bodoh? Atau memang kau tak mengerti maksudku, hah? Kita sudah lama berakhir Hyun Ri-ssi jadi kau carilah namja yang lebih baik. Yang akan menerima mu jika kau bermain di belakang nya. Aku tidak seperti itu, aku tidak menerima sebuah PENGHIANATAN, kau paham! Aku sangat membenci PENGHIANATAN. Jadi pergi lah dari hidupku. ” seorang yeoja dengan raut wajah penuh penyesalan sedang duduk di sebuah restoran ternama Nampak mengakhiri pembicaraannya di telepon dengan seorang namja.

“ aku memang menghianatimu Hae-ah tapi aku tidak akan melepaskanmu begitu saja. Kau terlalu berharga untuk ku lepaskan. Aku menyesal melakukan semua itu padamu oppa.” Gumamnya seraya melihat ke arah luar jendela.

“ Kau hanya miliku. Milik Jung Yoo Ra. Jika aku tidak bisa kembali ke sisimu maka tidak juga dengan wanita lain manapun. “ tegasnya lalu berjalan menuju pintu keluar.

———————-

Tokyo, 12.10 JST at JS Group Company

“ sajangnim, aku sudah menyelesaikan proposal untuk projek Busan. Mohon anda periksa kembali “ ujar seorang lelaki bertubuh tinggi dengan wajah berrahang tegas itu.

“ ahh, ne. aku percaya padamu “

“ gomapseumnida atas kepercayaan anda sajangnim “ balas lelaki itu dengan sedikit menundukan wajahnya.

“ baiklah kita sampingkan dulu masalah pekerjaan. Hyuk Jae appa ingin bicara dengan mu “ ucap seorang lelaki paruh baya yang duduk di kursi kekuasaannya.

“ apa kau sudah makan siang? Kajja kita bicara sambil makan siang “ ajaknya dan tanpa menunggu jawaban lelaki bernama Hyuk Jae itu sang lelaki paruh baya itu lantas menuju pintu dan di ikuti dengan lelaki bertubuh tinggi itu.

-at restoran-

“ apa yang ingin appa bicarakan ? “ Tanya seorang namja berahang tegas yang sedang santai menyantap makanan dihadapannya.

“ soal penyakitmu. appa sudah menanyakannya pada dokter, dan kau sudah dinyatakan pulih sepenuhnya nak, kau sudah sehat total sekarang “ ujarnya tenang sambil melihat seorang namja yang ternyata adalah anak nya yang begitu ia sayangi dengan tatapan teduh.

“ benarkah itu? Aku sudah dinyatakan sembuh total appa? “ ujar namja itu mencoba meyakinkan kembali.

“ ne, kau sudah bisa kembali ke seoul. Dan soal perusahaan disini biar appa yang mengurusnya, kau bisa mengurus proyek busan dan menangani anak perusahaan di seoul. “ balasnya disertai senyuman lembutnya.

“ benarkah ? “

“ ne, apa kau senang Hyuk-ahh? “

“ ne appa. Bahkan sangat senang “ ucap namja itu dan menunjukan gummy smile nya dengan manis.

“ tapi kau harus menyelesaikan projek sibuya dulu nak. Baru kau bisa kembali ke seoul, karna tidak mungkin kan kau pergi dengan meninggalkan tanggung jawabmu. “

“ arraseo appa, aku mengerti begitu proyek sibuya selesai aku baru akan kembali. Gomawoyo appa “ ujarnya dengan senyuman khasnya.

Author POV end

EunHye POV

ahh selesai sudah launching nya senang nya aku mendapatkan tanda tangan Si Won dan menjabat tangan nya mulus itu… aigooo aku ingin pisangsan saja rasanya. Gumam ku dalam hati.

“ Ji Hyo-ah, So Byul-ya jeongmal gomawoyo ne kalian sudah menemaniku ke acara launching ini. ”ucap ku pada mereka sambil tersenyum senang.

“ ne, cheonmane.. kita ini kan teman jadi jangan sungkan aku sangat mengerti dirimu mana mungkin kau menolak jika ke launching pengarang Choi. ” Balas So Byul padaku.

“ ne Hye-ah, cheonmane.. dan asal kau tidak melupakan janjimu itu agar mentraktir kita di restoran baru yang ada di sebrang sana hehehee~ ”. Ucap Ji Hyo dan aku hampir melupakan janji itu.

“ ahh, ternyata kau masih mnegingatnya yaa -,-) baiklah…. Tapi besok saja yaa saat ini aku sangat lelah Hyo-ah ne? ” ujar ku memelas.

“ uhm.. bagaimana yaa? ” dia terlihat berfikir.

“ baiklah.. besok se usai jam kuliah saja, aku akan menagih janji mu itu besok. Arra? ” fhyuuh akhirnya. Aku bisa istirahat.

“ ne, yaksoke ” ujar ku seraya terseyum.

-At home-

“ ahh lelahnya “ gumam ku saat aku masuk ke dalam rumahku dan menutup pintu kembali.

“ Saeng kau sudah datang ? “ Tanya Sung Min oppa padaku.

“ eoh oppa? Oppa tidak siaran malam ini ? “ tanyaku lagi.

“ ani. Jadwalku berubah sore tadi aku sudah mengisi siaran “ Sung Min oppa adalah DJ di salah satu radio di seoul. Dan itu terkadang membuatnya tidak bisa pulang tepat waktu bahkan sampai harus bermalam di studio. Tapi beruntung kali ini dia tidak pulang larut bahkan dia tidak menginap di studio.

“ ahh, begitu “

“ kau sudah makan malam Hye-ah ? “

“ belum, Tapi aku tidak lapar oppa. Aku langsung tidur saja, lelah sekali rasanya. “

“ baiklah apa perlu aku buatkan susu hangat ? “

“ uhmm… baiklah. Aku akan mandi oppa “ ujarku lalu bergegas naik ke kamarku yang terletak di lantai dua. Kami hanya tinggal berdua disini, rasanya sepi sekali tidak ada eomma aku merindukannya. Dan appa, semoga ia selalu tenang dan bahagia melihat keadaan kami baik-baik saja disini.

Aku menjatuhkan diriku di atas kasurku, sungguh melelahkan hari ini tapi aku sangat senang tanda tangan pengarang Choi Si Won yang ke 10 telah ku dpatkan kyaaa apa lagi launching kali ini aku pengunjung yang maju pertama kalinya ini sulit ku bayangkan.

“ tapi namja tadi seperti nya aku tidak asing dengan wajahnya, apa aku sering bertemu dengannya yaa di kampus? ” gumamku saat melihat saputangan pemberiannya

“ DH? Apa itu inisial namanya ya? ” kataku sejenak berfikir.

“ Ahh apa peduliku, kita tidak saling mengenal untuk apa di pikirkan. Lebih baik aku mandi dan segera tidur, bisa saja pengarang Choi akan hadir ke dalam mimpi ku woaaaa senangnya. ” Ucapku sendiri dan bergegas mengambil handukku.

—————–

“ ahhh segar sekali “  Tok..tokk.. ku dengar bunyi pintu di ketuk oleh seseorang.

“ Hye-ah aku masuk ne “ ucap seseorang dari balik pintu. Itu pasti Sung Min oppa membawa susu hangat, dia memang perhatian beruntung sekali yeoja yang akan menjadi pendampingnya nanti.

“ eoh, ne oppa masuk saja “ pekikku.

“ ini susu hangat minum segera ne “ ujarnya memberikan susu hangat itu padaku.

“ ne oppa, gomawo J “

“ hmm.. setelah itu tidurlah, jangan terlalu larut arra “

“ ne oppa-ya “ jawabku kemudian ia berlalu dan menutup pintu kamarku.

EunHye POV end

KyuHyun POV

Ahh aku lelah sekali saat ini padahal tidak banyak yang ku kerjakan bukan? Tiing tuungg… tingg tunggg… (anggaplah bunyi bell sebuah rumah pemirsah xD)

“ahh, nuguya?… ” saat kulihat dilayar

“ eoh? Hyung… ”

“ ne Kyu ini aku buka pintunya ”

” hyung.. kau datang ” ucapku setelah ia masuk ke apatertemen ku.

“ ne malam ini aku menginap disini saja ne? ”

“ arraseo, apa kau ada masalah hyung? ”

“ aniya ”. Ucapnya singkat dengan wajah yang cuek.

“ aku tahu kebiasaan mu itu hyung ceritalah itu akan membuat hatimu merasa lega bukan? ” ujar ku memancingnya agar ia menceritakan masalahnya.

“ ahh, kau benar… ini masalah Jung Yoo Ra, dia memintaku agar kembali padanya. Aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan Kyu… ” ucapnya dengan raut wajah yang terlihat binggung.

“ bukannya sudah jelas bukan? Dia telah menusukmu dari belakang hyung… dia telah berkencan dengan namja lain yang jelas-jelas kalian masih menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. ” Ucap ku meperingatinya.

“ ne, aku sangat terluka akan hal itu.. sungguh itu membuatku terlihat seperti namja yang bodoh. Yang bisa-bisanya di duakan oleh yeoja nya yang aku begitu mempercayainya, tapi nyatanya aku di hianati ” Ucapnya putus asa.

“ apa yang harus aku lakukan Kyu? Aku sangat muak dengannya, tapi aku belum bisa melupakannya “

“ aku yakin hyung kau pasti akan mendapatkan yang lebih darinya, bahkan yang kelasnya lebih tinggi di bandingkan dia, ini sudah hampir setahun yang lalu bukan? Kau pasti bisa hyung.. ” ucapku menenangkannya.

“ ne ku harap begitu Kyu.. ”

“ ahhh aku baru ingat hyung, kau ingat tidak yeoja yang tadi tertabrak oleh ku dan pakaiannya tertumpah dengan coffee ku? ” ucapku mengganti topic pembicaraan.

“ eoh, yeojja yang  tadi itu, ne wae geurae? ”

“ dia itu penulis sekenario musical yang kau akan bergabung di dalamnya hyung… dia junior dari fakultas art and act sama sepertimu bukan? Ahh kenapa kau tidak mengenalinya? Aku saja yang berbeda universitas dengan mu bisa mengingatnya, tapi kenapa dia tidak mengingatku yaa? Padahal kami itu pernah bertegur sapa saat ku sedang bertemu dengan yesung hyung.. ckckk ingatanya benar-benar payah ”. Ucap ku menjelaskan.

“ kau itu cerewet sekali, memang kau itu siapa dia sampai dia harus mengingat mu? ” ucap donghae hyung yang sepertinya sudah lebih baikan dari sebelumnya.

“ yak! Aku ini namja tertampan dan jenius hyung.. seluruh mahasiswa kyunghee university saja tahu bahkan aku jauh lebih tampan dari pada mu hyung.. ” ucapku percaya diri.

“ kau tahu? Bahkan yeoja di kampus mu saja mengenaliku hyung.. woaah aku ini begitu populer sekali yaa ” ucapku dengan senyuman khas ku.

“ yaa yaa yaa terserah kau saja lah, aku mengantuk aku tidur yaa Kyu ” ujarnya yang langsung masuk ke dalam kamarku dan meloncat ke atas kasur ku.

KyuHyun POV end

Author POV

-Ke esokan harinya-

Hari ini kota seoul sangat cerah, angin lembut mulai berhembus dengan perlahan yang membuat seorang gadis sedang duduk di bawah pohon ek yang rinndang itu menikmati nya sambil memejamkan matanya dengan memikirkan sesuatu. Gadis itu bergumam kecil.

“ sampai kapan luka ini terus singgah di hatiku? Sedikit pun kau tidak bisa pergi dari ingatanku. Aku lelah dengan semua ini…. Tega sekali kau lakukan itu padaku, ini sudah hampir 2 tahun oppa ” kini suaranya terdengar sedikit bergetar, yaa gadis itu perlahan menangis sambil memejamkan kedua matanya seperti sedang tertidur namun benaknya melayang entah kemana memikirkan sesuatu yang tidak kunjung pergi dari pikirannya.

“ haaaahhhhh… ” gadis itu menarik nafasnya dan menghembuskan nya perlahan seraya menenangkan dirinya.

“ kau harus bangkit Shin Eun Hye!!! ” ucap nya menyemangati dirinya yang terlihat kacau.

“ memang aku masih memikirkan mu, memikirkan perlakuanmu yang pergi meninggalkan ku begitu saja dan memutuskan hubungan kita secara sepihak demi wanita lain….. tapi aku juga sangat membenci mu, kau tak menepati janjimu itu oppa… kau pembohong! Kau tahu itu? Kau tidak akan ku maafkan!!!!! ” teriaknya yang hampir membuat taman yang sunyi itu menjadi sedikit bersik karna teriakannya.

“ yaaa kali ini kau harus berhasil Eun Hye!!! ” ujarnya berteriak dan menyeka air matanya.

“ hah! Yang benar saja kau selalu memikirkannya dan berharap dia kembali padamu dan mengatakan ‘chagiyaa jeongmal bogoshipoyo… saranghaeyo yeongwonhi my babby pooh’ cihh.. itu mustahil jangan bermimpi Eun Hye, sadarlah kau itu bodoh sekali…… yaa benar kau itu yeoja pabooooooo “ ucapnya memaki dirinya sendiri tak terasa  air mata kembali membasahi pipinya yang putih halus itu. Dia kembali menangis dengan wajah yang tertutup oleh lututnya. Dia memeluk kakinya dan menyembunyikan wajah cantiknya yang sedang tergenangi dengan air mata.

“ kenapa berisik sekali? ” seorang namja berjalan ke arah yeoja sambil berbicara. yang tengah terganggu dengan teriakan yang baru saja membuyarkan pikiran tenangnya dengan sebuah gitar di tangannya dan menghampiri yeoja yang tengah duduk sambil menangis tersedu di bawah pohon itu.

“ eoh? Neo uldayeyo? Agashi, kwaencahanayo? ” namja itu bertanya dengan sedikit kecemasan  terukir di wajahnya berbeda dengan ekspresi wajahnya yang  sebelumbnya  ia tunjukan.

Gadis itu tak bergeming dia malah semakin menagis sambil tersedu namun dalam suara yang hampir tak terdengar. Dia kembali merapatkan pelukannya pada lututnya.

Namja itu berlutut mendekati gadis itu. “ apa kau baik-baik saja? ” ucap namja itu, namun tetap gadis itu tak merespon pertanyaannya.

“ apa yang sedang kau lakukan disini? ” gadis itu diam dan berhenti menagis.

“ ada apa dengan mu agashi? Jawablah aku… ” kini namja itu mulai memegang pundak gadis itu dengan lembut.

Gadis itu mendongakkan kepalanya dan menatap namja yang ada di depannya kini. Tatapannya datar matanya terlihat sayu dan wajahnya tampak lelah karna menangis.

“ kau…… ” namja itu kembali angkat bicara nampak terkejut saat melihat wajah gadis  itu.

“ apa yang kau lakukan disini? Kenapa kau menagis? ” ujarnya khawatir.

Gadis itu mnyeka air matanya. “ aku tidak apa-apa ” ujarnya dengan wajah tanpa ekspresi namun matanya tetap terlihat sayu.

Namja itu terlihat binggung dengan jawaban yeoja itu. “ tapi kau menangis, dan ku dengar kau tadi berteriak, apa kau tengah di sakiti sesorang hingga seperti ini? ” ucap namja itu agar yeoja itu berkata jujur.

“ aniya, aku tidak di sakiti siapapun. Jangan hiraukan aku. Mianhae jika kau sedikit terganggu. ” Jawab yeoja itu sambil berdiri dari tempatnya duduk dan mengemasi tas dan bukunya.

“ kau yakin? Kau terlihat tidak baik saat ini. ” Namja itu kembali bertanya dengan kekhawatiran dan ikut bangkit dari posisinya sekarang.

“ sudah ku bilang aku tidak apa-apa, maaf  telah mengganggu mu. Aku akan pergi. ” Ujar gadis itu lalu pergi meninggalkan namja itu yang berdiri mematung dengan raut wajah yang terlihat binggung.

“ ada apa dengannya? Berteriak, menganis, lalu sekarang pergi begitu saja dengan wajah datar seperti itu? Haahh yeoja yang aneh. ” Ucap namja yang melihat punngung gadis itu semakin lama semakin menjauh dari pandangannya.

“ jam berpa ini? Aisshhh aku terlambat. ” Namja itu berlari sambil melirik kea rah jam yang ada di tangannya.

Mereka pergi kea rah yang berlawanan.  Keheningan kembali menyelimuti taman yang asri itu angin lembut pun kembali menyelimuti taman yang di huni oleh beberapa pohon ek tua yang rindang di musim semi yang indah.

***

“ Shin Eun Hye ! “ pekik seorang yeoja kepada yeoja yang bernama Shin Eun Hye itu, yeoja itupun menoleh dan berusaha untuk menyembunyikan raut wajahnya yang matanya terlihat sembab akibat menangis.

“ eoh? Han So Byul… waeyo? “ ucap yeoja itu dengan suara yang agak di buat seriang mungkin.

“ ada apa dengan mu? Apa kau menangis Hye-ah? “ balas yeoja itu terlihat khawatir melihat keadaan sahabatnya itu dengan mata yang agak sembab.

“ ahh… jinja? Ckk aniya.. geok jeongmalya, Byul-ya nan kwaenchanayo “ tukas yeoja itu dengan disertai seyuman manis di wajahnya.

“ ahh.. kau pasti berbohong, aku sangat kenal kau Hye-ahh “

“ haahh… yaa terserah kau saja, ada apa kau mencari ku? “

“ ahh itu, kau tahu? Tadi Ye Sung sunbae mencari mu, kau ini bagaimana ponsel mu tak aktif kau melupakan janji mu dengan nya. Apa kau lupa proyek musical tahunan kau itu kan penulis naskah nya bukan? Apa sudah kau selesaikan? kami akan merancang kostumnya Hye-ah, dan yesung sunbae berpesan padaku kau harus menemuinya di aula dan membawa naskah terbaru. “ ujar yeoja itu panjang lebar.

“ ahh, soal itu iyaa aku hampir saja lupa, untung saja kau mengingatkanku, mianhae ponselku kehabisan batrai “ yeoja bernama Shin Eun Hye itu tersenyum pada sahabatnya itu.

“ ahh sudah ku duga. Kajja kita ke sana aku juga akan ke aula “ ajak  So Byul pada yeoja itu.

“ ne, kajja “

***

Sementara itu seorang namja tengah berlari di kerumunan mahasiswa yang terlihat ramai di koridor aula.

“ Kyu … hoosshs …. mianhae …. hoosshhs … akuhh … hosshh … sedikit terlambat …. “ namja itu berusaha mengatur nafasnya yang tersengal.

Kyu hyun Nampak kesal dengan Dong Hae. “ hyung ini bukan sedikit terlambat tapi memang sangat terlambat. Lihat ini sudah hampir satu jam aku menunggumu disini. “ ucap namja itu seraya menunjukan jam yang melingkar di tangan kiriya.

“ ahh, ne mianhaeyo… tadi aku ada sedikit gangguan, dan aku harus mengambil catatan music yang tertinggal di mobil Kyu ” ujar namja itu menjelaskan.

“ arra~ kajja kita masuk, yesung hyung sudah menunggu kita. “ ajak namja itu yang di ikuti anggukan Dong Hae yang ikut berjalan di belakang nya.

Dari arah yang lawanan terlihat yeoja yang berjalan dengan setumpuk lembaran kertas di tangannya. Saat akan memasuki pintu aula yeoja itu tak memperhatikan langkahnya dan terus sibuk dengan kertas – kertas yang mengalihkan perhatiannya. Kemudian seorang namja tak sengaja menabraknya yang juga sedang membawa gitar ditangannya karna Nampak terburu-buru.

“ ahh, mianhae agashi aku tidak memperhatikan jalanku “ ucap namja itu menunduk dan membantu yeoja itu merapihkan setumpuk kertas yang di bawanya.

“ ahh ne, kwancahana. Ini juga salah ku karna berjalan sambil membaca. mian aku juga tak memperhatikan langkahku “ ujar yeoja itu menundukan wajahnya dan mengambil kertas – kertasnya yang berserakan di lantai koridor aula.

“ kau…. Ahh, kita bertemu lagi agashi “ ucap namja itu saat melihat siapa yeoja yang dihadapannya.

“ ahhh, kau rupanya. Aku minta maaf atas kejadian yang tadi, ini salahku karna tidak fokus “ jawab yeoja itu dengan menundukan wajahnya.

“ ne, kwaenchana “ namja itu Nampak berfikir seolah ingin berbicara sesuatu yang lain.

“ kalau begitu aku permisi dulu “ ujar Eun Hye sambil terseyum kemudian berlalu dari hadapan namja bernama Dong Hae. Dan itu membuat Dong Hae diam sejenak dan terpaku saat Eun Hye berjalan di hadapannya.

“ hyung, apa yang kau lakukan di sana? Palliwa Ye Sung hyung sedang menunggu kita “ pekik Kyu Hyun dari kejauhan yang sontak membuat Dong Hae sadar dari lamunannya. Namja itu berjalan menuju Kyu Hyun yang berdiri beberapa meter dari dirinya.

***

“ Kyu. Yak! Dari mana saja kau? “ pekik Ye Sung pada Kyu yang datang bersama Dong Hae.

“ mianhae hyung “ ucap Kyu terseyum kecil.

“ ahh, mian ini semua salah ku “ ucap Dong Hae menundukan kepalanya.

“ apa kau Dong Hae? “ Tanya Ye Sung dan Dong Hae mengangguk.

“ ne, Dong Hae imnida “ ucap Dong Hae seraya mengulurkan tangannya, Ye Sung pun menjabat tangan Dong Hae.

“ eoh, Ye Sung imnida. Baiklah semua kita mulai rapatnya “ ucap Ye Sung yang menggema kemudian semua orang berkumpul.

“ itu kan yeoja yang tadi, jadi dia juga terlibat musical ini “ gumam Dong Hae berbisik.

“ hyung aku keluar sebentar yaa, aku lapar jika sudah selesai panggil aku ne. “ ucap Kyu yang berlalu begitu saja.

“ hah namja itu selalu saja makanan yang ada di otaknya “ ucap Dong Hae sambil mengeleng – gelengkan kepalanya.

“ ahh, aku ingat semalam Kyu bilang kalau yeoja itu memang terlibat musical ini, iyaa tidak salah lagi dia adalah penulis naskah musical ini “ gumam Dong Hae dalam hati.

-skip isi rapat-

“ baiklah kalian sudah tahu bukan tugas masing – masing? Ku harap kalian dapat bekerja sama dan membantu satu sama lain. “ ucap Ye Sung dan mengakhiri rapat seluruh kru musical.

“ ahh, Dong Hae-ah “ panggil Ye Sung lalu namja bernama Dong Hae itu pun menoleh. Tak butuh lama bagi yesung untuk akrab dengan seseorang karna dia tergolong namja yang ramah dan pribadi yang menyenangkan meskipun Kyu Hyun mengganggap terkadang yesung sedikit aneh.

“ wae hyung? “ jawab Dong Hae.

“ ahh iya hyung, ini ada beberapa lagu ciptaanku aku tadi sudah membaca sedikit naskahya, kurasa kau perlu memlihatnya. “ ucap Dong Hae, namja itu pun menyerahkan beberapa lembar kertas pada Ye Sung.

“ waah kau sudah siapkan rupanya. “ balas Ye Sung terlihat kagum dengan pekerjaan Dong Hae.

“ ne, ku harap ada yang cocok jika tidak aku akan merubahnya kembali. “ ujar Dong Hae sambil membenarkan letak tak gitar nya.

“ sepertinya ini bagus. Tidak salah jika Kyu Hyun merekomendasikanmu “ Ye Sung terlihat puas.

“ ahh yaa, kau akan ku kenalkan dengan penulis naskah mungkin kau akan terbantu jika tahu naskahnya sejak awal cerita, naskah yang tadi adalah naskah selanjutnya, mengingat kau baru bergabung dengan kami. “ Ujar Ye Sung menjelaskan.

“ ahh, begitu. Arraseo “

“ tunggu sebentar aku akan memanggil nya ke sini. “ ujar Ye Sung dia pun berlalu meninggalkan Dong Hae lalu berlari menuju yeoja yang sedang asik memperhatikan lemparan kertas yang di pegang.

“ Hye-ah “ panggil Ye Sung yeoja itu menoleh.

“ ne sunbae, wae geurae? “ ucap yeoja itu sopan.

“ ahh, kau ini agak sedikit canggung bukan kau memanggilku seperti itu. “ balas yesung.

Yeoja itu pun tersenyum manis. “ ahh keurae, waeyo oppa? “ jawab Eun Hye kembali terseyum.

“ yah, begitu lebih baik. Kajja aku akan mengenalkan mu dengan seseorang, dia adalah orang yang akan membuatkan instrument dan lagu untuk musical kita ini. “ ajak Ye Sung, dan tanpa menunggu jawaban Eun Hye namja itu langsung menarik pergelangannya dan berjalan menuju tempat Dong Hae berdiri menunggu Ye Sung.

“ Dong Hae-ahh “ panggil Ye Sung namja itu menoleh.

“ ini Shin Eun Hye dia adalah penulis naskah musical ini. “ ucap Ye Sung sambil merangkul Eun Hye mendekat dan berhadapan dengan Dong Hae. Donghae pun sedikit terkejut karna lagi – lagi ia bertemu dengan yeoja yang sedari tadi sedikit mengalihkan perhatiannya.

“ kau … “

To Be Countinue  ~~~~

 

 

Eottoke?? Jelek kah? Pasti -,-)”

Maaf saya amatiran,

Maaf ceritanya kurang greget, kurang bikin penasaran, kurang segalanya dan agak ngawur.. namanya juga belajar *plaakkk

Selanjutnya saya akan bekerja keras, itupun kalau kalian ingin membaca kelanjutannya. ><

Gomawoyo udah mau baca *bow bareng HAE ^^)/

tinggalkan komentar anda setelah membaca, apa pun bentuk komentar anda sangat sayaa hargai, dan saya menerima saran dan kritk, gomawoyo~ ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s